Berita

Sewa BMW dan Mercedes-Benz Bersiap Pangkas Produk

21 March 2017

BMW dan Mercedes-Benz Bersiap Pangkas Produk

Dua produsen mobil mewah asal Jerman, BMW dan Mercedes-Benz, dikenal memiliki jajaran produk yang teramat banyak yang tersebuar di berbagai segmen.

Namun, kepala marketing dan sales BMW, Ian Robertson, mengungkapkan bahwa lini model yang ditawarkannya sudah terlampau banyak.

"Papan produksi dari berbagai model bodi dan segmen sudah cukup penuh, meskipun ada beberapa produk kami ada yang belum rampung," ungkap Robertson pada Car & Driver.

"Kami bakal kedatangan SUV X2 dan X7, serta beberapa lainnya. Namun, kami kedepannya juga bakal menghapus beberapa model."

Robertson kemudian juga melanjutkan bahwa pabrikan yang berbasis di Bavaria tersebut kemungkinan akan memotong hidup beberapa mobil beratap terbuka.

"Satu segmen yang tidak ada perkembangan adalah roadster. Penjualan segmen roadster ini tidak mengalami kemajuan sejak tahun 2008, dan tidak pernah laku di wilayah Asia. Maka dari itu pula kami bekerja sama dengan Toyota untuk memperoleh sedikit keuntungan," tutup Robertson.

BMW memang dijadwalkan untuk meluncurkan varian Z5 yang dikembangkan bersama dengan Toyota Supra, untuk menemani produk sporti layaknya BMW seri 2, seri 4, dan seri 6.

Setali tiga uang dengan BMW, sang rival abadi, Mercedes-Benz, juga mempertanyakan segmen mobil berpintu dua, dan lebih condong mengutamakan produk sedan.

"Mobil spesial seperti coupe dan atap terbuka akan selalu menjadi produk mewah. Expansi ke China dan negara berkembang lainnya telah memberikan kesempatan yang besar bagi mobil sedan, namun mobil khusus ini tidak dilirik, sehingga mempersulit keadaan," jelas Dieter Zetsche, pimpinan Mercedes-Benz.

Di segmen mobil berpintu 2 ini, pabrikan berlambang three-pointed-star tersebut memang meiliki varian coupe dan kabriolet dari C-Class, E-Class, dan S-Class yang bertumpang tindih dengan roadster SLK dan SL, dan varian AMG GT.

Dengan pasar yang tidak terlalu bergairan terhadap segmen coupe dan atap terbuka, maka jangan heran jika BMW dan Mercedes-Benz menyuntik mati beberapa produknya.

Mobil-mobil kami di dukung oleh tenaga kerja yang profesional, sehingga kami yakin permasalahan transportasi yang dialami konsumen untuk mendapatkan keamanan, kenyamanan dan kepuasan dalam berkendara dapat terjawab oleh rental mobil Kami.

Berita Terkait