Berita

Sewa Dampak Revisi Aturan Taksi Online Diharapkan Dongkrak Penjualan LCGC

22 January 2017

Dampak Revisi Aturan Taksi Online Diharapkan Dongkrak Penjualan LCGC

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan berencana merevisi Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 32 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Umum Tidak Dalam Trayek Jenis Angkutan Sewa atau taksi dalam jaringan (daring/online). Salah satu aturan yang akan direvisi terkait penggunaan mesin mobil yang dapat dijadikan taksi online. Saat ini hanya mobil dengan mesin berkapasitas 1.300 cc ke atas saja yang bisa digunakan sebagai taksi online.

Namun peraturan baru yang bakal diberlakukan dalam waktu dekat akan memperbolehkan mobil bermesin di bawah 1.300 cc dijadikan taksi online.

Seandainya aturan baru itu diberlakukan apakah akan membawa efek positif bagi penjualan mobil LCGC?

Hendrayadi Lastiyoso, marketing and CR division head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) mengatakan, "Sebenarnya aturan taksi online bukan melarang LCGC, tapi masalah cc. Kalau ditanya apakah itu memberikan peluang LCGC naik lagi, ya kami berharap mudah-mudahan itu menjadi peluang tentunya."

Ia menambahkan, ada atau tidak aturan baru, saat ini Daihatsu memiliki beragam produk, baik bermesin 1.300 cc maupun di bawah itu.

"Kalau kami lihat sewaktu aturannya 1.300 cc Daihatsu kan punya yang Xenia 1.300 cc. Nah Daihatsu punya 1.300 cc dan di bawah 1.300 cc. Kalau 1.300 cc kami punya produknya, Xenia. Kalau boleh di bawah itu bisa jadi yang tadinya dia mau beli yang 1.300 cc jadinya beli Sigra atau bahkan Ayla yang 1.000 cc," ungkapnya di sela media gathering yang digelar PT Astra Daihatsu Motor di Gorontalo, Sabtu (21/1/2017).

Daihatsu bukan satu-satunya pemain di segmen LCGC jenis MPV. Selain Sigra ada pula saudara kembarnya, Toyota Calya, dan Datsun GO+ Panca. Mobil LCGC jenis MPV dipilih banyak pelaku bisnis taksi online karena harganya yang lebih murah ketimbang low MPV seperti Avanza, Xenia, Mobilio, atau Ertiga. Mobil LCGC MPV dibanderol antara Rp100 juta-Rp150 juta, sementara low MPV di kisaran Rp200 juta.

Sembodo RENTCAR melayani rental mobil untuk perseorangan maupun perusahaan. Mobil-mobil seperti Alphard, Innova serta Mini Bus Hiace untuk Pariwisata juga tersedia.

Berita Terkait